Friday, June 20, 2008

Tips Sederhana Menjual Dengan Dahsyat




Ada beberapa tips memaksimalkan penjualan yang baik yang pernah saya dapatkan sewaktu mendengar di radio kesayangan saya beberapa waktu yang lalu. Ini tips yang biasa aja sih menurut saya, sering kita jalankan juga Cuma kadang juga kita lupa jalanin tahapan-tahapan untuk memaksimalkan penjualan ini supaya hasilnya lebih dahsyat kata Pak Tung, yang pasti ini bukan nyebarin duit loo.. he he..

Kalo kita bayangin kita punya usaha jualan Spare Parts dan Asesorisnya pasti akan jelas nanti contoh tahapan-tahapan penjualan ini.

Selling atau Menjual

Ini tahapan awal dalam berusaha, pasti dong semua pebisnis harus bisa menjual barangnya atau jasanya, ini mah kudu harus dilakukan. Kalo pengen berbisnis tanpa bisa menjual mah sama juga boong katanya Pak Hermawan Kertajaya.. yang ini basic banget dehh,..

Toko spareparts di senen juga begitu, para pegawenya harus bisa menjual barang dagangan boss nya, atau juga si boss langsung jualan barang dagangannya sendiri gampang kan.. semua pasti setuju dengan saya yang namanya berdagang pasti harus bisa menjual.

Apa Cuma sekedar menjual atau apa sih ? ya enggak lah, yang pasti mulai dari menawarkan barang dagangan si penjual harus menjelaskan atau edukasi tentang produknya, kelebihan2nya, yakinkan pembeli bahwa harga yang ditawarkan sesuai dengan kondisi barang, berikan keramahan dan buat akrab si pembeli sehingga suasana jadi cair, juga kemudahan untuk pembelian berikutnya misalnya diberikan harga khusus.

Repeat Selling atau Melakukan Penjualan Kembali

Nah tahapan ini dilakukan bila si pembeli sudah pernah membeli barang kita, lakukan penjualan kembali ke orang yang sama dengan menjelaskan barang-barang lainnya yang ada di toko, kegunaannya, fungsinya, kelebihannya dan lain-lain.

Di tahapan ini kita tidak perlu memberikan harga khusus, biasanya si pembeli sudah mengerti tentang barang kita sendiri bahwa itu memang barang yang bagus dan si pembeli pasti puas, buktinya dia balik lagi untuk beli di tempat kita, jadi harga udah gak masalah, tinggal kita pertahankan kualitas saja.

Disini kita jelasin deh barang-barang atau produk kita yang lainnya, karena dengan kita jelasin dan semakin di pembeli teredukasi maka kita mendapatkan leads baru lagi untuk barang yang lain. Jadi mencari leads juga bisa dilakukan dengan pelanggan lama tetapi produk yang ditawarkan baru.

Cross Selling atau Melakukan Penjualan Silang

Untuk tahapan ini lakukan penjualan silang dengan produk lainnya, misalnya beli produk A maka akan dapat diskon produk B. Beli produk C, bonus produk D. Beli Produk E akan dapet produk F.

Juga bisa menempatkan produk-produk lainnya di posisi yang bisa dilihat oleh pembeli, misalnya produk parfum di letakkan di depan, produk gantungan kunci dan asesoris lainnya diletakkan di kasir, dsbnya untuk memudahkan si pembeli melihat produk2 tersebut.

Nah saat si pembeli membayar biasanya dia akan melihat2 sambil menunggu pembayaran, ini akan menjadi leads yang bagus untuk produk2 lainnya, kemungkinan besar si pembeli menambahkan pembelian yang tidak mereka perlu beli sewaktu membayar di kasir, atau juga kita tawarkan langsung ke pembeli, perlu tambah oli gak, tambah minyak rem gak, perlu pengharum mobil, atau wipernya masih bagus pak.. dari tawaran2 yang aktif itu bisa terjadi transaksi tambahan.

Referral selling atau Melakukan Promosi Penjualan Ke Pembeli Lainnya

Kalo tingkat kepercayaan si pembeli sudah tinggi biasanya tidak kita ingatkan pun si pembeli akan merekomendasikan produk kita kepada orang lain bisa temennya, saudara, kakak adik, yang mereka piker sedang membutuhkan.

Biasanya tanpa disuruh si pembeli akan promosi, wah di tempat ini barangnya bagus, murah, penjualnya ramah, pelayannya cakep dan lain-lain. Tetapi juga kita tetep harus memperhatikan ini, kita bisa juga minta ke si pelanggan ini yang beli produk kita untuk merekomendasikan ke rekannya, saudaranya dll. Bisa juga ke komunitas2 yang lain in saat ini seperti komunitas otomotif atau lainnya.

Jadi menjual produk atau barang kita bukan hanya sekedar menjual, tapi bagaimana menjual yang dahsyat dengan tingkat penjualan besar tiap hari dan bulan dan tingkat kepercayaan konsumen yang tinggi kepada produk kita itulah yang kita butuhkan, kalo sudah begini ibarat kita punya pasif income, pembeli dating terus … kasihhh dahhh..

Semoga bermanfaat,… wassalam


 

Agus Ali, S

http://agusali.blogspot.com/

Tahapan Bisnis Untuk Pemula




Alhamdulillah, pelan tapi pasti beberapa usaha saya RONTOK atau TUTUP,.. weleh kok gitu yaa malah mensyukuri,..!!??! ini gimana sih, kalo orang lain nangis bombay bisnisnya RONTOK dan TUTUP saya kok seneng yaa.. he he

Ya saya sangat, sangat bersyukur usaha-usaha lain saya pada tutup, rontok atau saya jual saham2nya atau dijalankan oleh temen2 lain. Kenapa begitu ?? karena demikian saya sudah masuk ke tahap Bisnis Focus Countinuity.

Maaf nih saya lupa menjelaskan beberapa istilah2 baru versi saya dalam hal mendirikan usaha. Saya mengacunya dengan pengalaman pribadi aja, gak perlu mengacu ke standar internasional seperti ISO atau Project Manajemen, gak perlu juga mengacu ke buku-bukunya Adam Kho, Brad Sugar atau Robert Kiyosaki.

Beberapa tahapan bisnis yang saya rangkum dari pengalaman sendiri atau juga pengalaman sahabat2 saya sbb:

Bisnis Start Up Focus on Action

Pada tahapan ini biasanya para pemula bisnis melakukan apa saja untuk membuka usaha, dengan agak sedikit panik dan kadang ikut-ikutan yang lagi nge trend semua usaha dilakukan. Biasanya para pemula melakukannya tidak dengan pede yang tinggi. Ada yang pengenya usaha bareng supaya kalo usahanya bangkrut punya temen senasib, bukan Cuma satu atau dua temen aja yang diajak gabung bahkan saking pengennya bisnis barengan bisa sampe 10 atau 20 orang yang gabung … wah kalo begini susah nih.. dapet uangnya gak seberapa dibagi2 sampe puluhan orang yaa abis aja, belum nanti kalo ada masalah, juga harus ditentuin siapa pemimpinnya, siapa yang menjalankan bisnis ini siapa yang tidak harus jelas diawal, yang pasti beberapa pengalaman mengatakan usaha bareng seperti ini gak akan jalan.

Ada juga yang usaha sendirian dan ikut-ikutan, biasanya hanya coba-coba… coba dulu jualan baju atau selimut siapa tau aja laku dan dapet untung..lumayan kan, nah tipe yang seperti ini pasti punya usaha yang berbeda 100% dengan pengalaman di tempat kerja, orang2 yang kerjanya di bidang IT jualan garmen, kerja di bagian administrasi usahanya jualan makanan dsbnya.

Bisnis Maintain

Pada tahapan ini para pemula sudah lebih berpengalaman lagi, biasanya usaha sudah dilakukan diatas 3 atau 6 bulan dan para pebisnis sudah lebih mengerti lagi kondisi usahanya, Cuma sayangnya semua tahapan bulan mulai dari kondisi bulan januari sampe Desember belum di lalui dengan sukses.

Memaintain usaha sebenarnya inti dari suatu bisnis, bila sukses maintain dan melewati proses masa-masa sulit dengan kondisi terberat sekalipun, maka ke depannya semua bisa berjalan lancar, artinya kesulitan2 terberat sudah dilalui dengan mulus, nah tahapan inilah yang menjadi tahapan paling krusial di dunia usaha sebab memaintain usaha bisa jadi perlu waktu banyak tidak cukup Cuma 3 atau 6 bulan, bisa 1 atau 2 tahun.

Bisnis Closed or Continue

Dalam kondisi kesulitan di proses maintain biasanya para pebisnis harus menghadapi suatu tantangan DO or DIE, HIDUP atau MATI, bisnis TUTUP atau LANJUT.. di tahapan proses ini adalah proses yang paling krusial dan menentukan, bila di teruskan bisa jadi akan rugi terus, ditutup juga sebenarnya sudah rugi juga apalagi punya hutang yang lumayan banyak..

Kondisi ini harus dilalui oleh semua pengusaha, kondisi yang paling sulit dengan menentukan sebenarnya pilihan bisnis kita ini tepat gak sih? Lokasi nya bener gak sih ? Kok rugi terus yaa? Kok income sama outcome sama nih jadi gak ada untung? Jadi gimana ??

Semua pertanyaan2 dan jawaban2 itu ada di para pebisnis itu sendiri sebenarnya, bukan orang lain, maka itulah kadang diperlukan mentor atau bisnis coach untuk membuka mindset atau kreatifitas pebisnis supaya dapat AHA lebih banyak lagi, tapi bila keputusannya adalah Bisnis Closed bukan berarti kiamat dunia, bisnis closed dan open jadikan hal yang biasa, ambil pelajaran saja dari semua pengalaman2 yang didapat.

Bisnis Focus Countinuity

Nah pada tahapan ini sudah lebih matang lagi para pebisnis, karena pengalamannya sudah lebih banyak, pelajaran dari bisnis open and close bisa diserap dan diambil sarinya untuk kemajuan diri. Jatuh dan bangun sudah biasa, maka itu bila pebisnis punya beberapa usaha kemudian rontok dan buat usaha lagi sampe dengan tahapan ini biasanya itu adalah usaha yang paling diminati, paling dijadikan pilihan utama.

Pebisnis mulai focus dengan usahanya, biasanya hanya satu jenis usaha, walaupun dulu mulai dengan banyak usaha, semua rontok dan hanya tersisa satu saja yang FOKUS dan terus berkelanjutan,.. pada tahapan ini pebisnis sudah yang dulunya belajar, sudah pinter, dulunya amatir jadi professional walaupun bidang usaha dengan jenis pendidikan atau karir di pekerjaan berbeda tidak jadi masalah karena pebisnis sudah mempelajari dan jadi expert disitu.

Bisnis Development

Tahapan pengembangan usaha bisa dilakukan setelah lewati tahapan BISNIS FOKUS dulu, semua tahapan2 diatas harus dilalui tidak loncat langsung ke tahapan berikutnya, justru tahapan2 inilah sebenarnya pondasi dari para pebisnis, tanpa itu semua akan sia-sia, terlalu bernafsu untuk pengembangan usaha akan jadi boomerang sendiri, buang2 dana dan waktu untuk coba2 saja.

Maka itu saya sangat bersyukur saat2 beberapa usaha saya rontok atau saya rontokkan sendiri dengan beberapa pertimbangan itu akan menjadi pelajaran yang sangat berharga buat saya bukan cuma pengalaman tapi ngabisin duit dan waktunya itu looh… la iyalah berharga laa wong bikin satu bisnis aja perlu puluhan juta bahkan ratusan… jadi itung sendiri biaya belajarnya… berapa biaya kalo bangun dan tutup bisnis lebih dari 3x.


 

Wassalam

Agus Ali,S

http://agusali.blogspot.com/


 

Monday, May 26, 2008

Kutak Katik Angka 6 dan 9, Hoki apa Kebetulan ?




Percaya gak percaya nih, setelah saya kutak katik angka 6 dan 9 ternyata semua berkaitan dengan saya dan keluarga saya... begini angka-angka itu, saya lahir tanggal 6 bulan 8 tahun 69, istri saya lahir tanggal 9 bulan 4 tahun 71, anak saya pertama Annisa Fathania lahir tanggal 26 bulan 3 tahun 96, anak kedua Laksamana Bimo lahir tanggal 3 bulan 6 tahun 99, anak ketiga lahir Nayla Shaffa Azzahra lahir tanggal 20 bulan 11 tahun 2006.

Mobil saya VIOS nomor B 8698 VH, dan hari tepat tanggal 27 bulan 5 tepatnya lagi pada tahun 1995 lalu saya dan istri melangsungkan pernikahan secara sederhana di kota Cirebon, kalo ulang tahun pernikahan saya dan istri itu tanggal 27 jika dijumlahkan 2 plus 7 jadi angka 9, nomor rumah adalah Blok C 5 Nomor 1 jika dijumlahkan jadi 6,..he he ... pas banget kan.. angka hokinya kalo gak 6 ya 9.

Kadang saya memang sering perhatikan angka-angka, terutama kalo dijalan adalah angka-angka nomor mobil, saya suka perhatikan angka yang sama, setiap hari saya melihat angka2 yang sama untuk beberapa mobil yang saya lihat dan perhatikan, dan selalu saya posisikan nomor hoki hari ini, tapi cuma sampe disitu aja, saya gak mendalem lagi lihat primbon atau cari penjelasan mengenai angka2 itu semua.

Angka 6 atau 9 dari dahulu jadi favorit saya, terlebih setelah punya anak Bimo yang lahir tanggal 3 bulan tahun 99, atau 3-6-99,.. wah itu kiyu-kiyu tuh, bakalan jadi anak hoki si Bimo... he he saya berdoa aja dan selalu memberikan yang terbaik buat seluruh anak saya semua bukan hanya Bimo, semua saya suruh belajar, bekerja keras, shalat 5 waktu, sayang kakak adik orang tua dll.

Tepat hari inipun 13 tahun yang lalu saya menikahi istri saya Widya Ambarsari, mantan model remaja di kota Cirebon tahun 87an, wanita yang paling cantik menurut saya,.. istri yang setia,.. support saya sampai menjadi sekarang,.. tegar, pekerja keras dan pengertian,.. wanita yang berani menanggung biaya keluarga selama setahun penuh selama saya tidak ada penghasilan, saya salut dan hormat dengannya, saya tidak tau kalo saya beristri dengan orang lain mungkin lain lagi ceritanya kalo orang lain itu tidak saya nafkahi secara harta selama setahun.

Inget-inget dulu sebelum ketemu dengan istri..wah ceritanya seru banget dulu waktu berusaha mendapatkannya,... penuh perjuangan dan doa.. tau gak saya ketemu istri pertama kali lewat telpon,.. waktu itu urusan kantor, saya pikir kok suaranya lucu juga yaa,.. akhirnya beranikan diri untuk kenalan dan rencana mau kopi darat.

Pas waktu kopi daratpun saya ga mau sendirian,.. saya ajak temen saya Robert untuk ngaku jadi saya kalo Widya ini orangnya jelek dan katrok,.. akhirnya setelah kenalan dan bertemu saya buru-buru ngaku duluan sebelum temen saya ngaku-ngaku .. he he abis cakep sih. Kemudian kita pacaraan gak lama kok... setahun kemudian menikah,.. soalnya pacaran kelamaan malah jadi dosa lebih baik nikah aja.. he he ..

Widya Ambarsari wanita kelahiran Cirebon yang saya nikahi 13 tahun silam telah memberikan saya 3 orang anak-anak yang cantik2, ganteng, penurut dsbnya, adalah pegawai di Krma Yudha, saya mengajaknya untuk bekerja di Krama Yudha saat pacaran dulu... maksudnya sih supaya biaya pacaran gak mahal, soalnya dulu kerjanya di daerah Slipi jauh bener dari tempat kerja saya di Pulomas ... nah setelah kita sama2 kerja di grup perusahaan yang sama jadi tambah enak,.. ongkos jadi irit,.. begitu juga setelah nikah.. dapet double income tapi biaya transport satu.. iritkan.

Alhamdulillah ya Allah,.. Engkau berikan istri yang setia, cantik, pengertian dan suka memberikan saya support tinggi, Engkau berikan anak-anak yang cantik2 dan ganteng serta baik, Engkau berikan keluarga yang mawadah warahmah,.. Engkau berikan rejeki yang halal dan banyak kepada kami sekeluarga,.. Engkau rahmati keluarga kami, Engkau berikan petunjuk, bimbingan dan arahan kepada kami dan yang paling penting Engkau berikan kesehatan kepada sekeluarga, kesehatan kepada Ibu dan Bapak kami, kakak2 dan adik2 kami, saudara2 kami, teman2 kami...

Amin ya rabbal alamin...


Agus Ali S

Tuesday, May 20, 2008

Bagaimana Memulai Usaha


Menjadi Wirausaha atau mendirikan usaha kadang memang susah susah gampang atau gampang gampang susah, kalo sudah memulai dan menjalankannya emang enak, cuma kalo mulai dari awal atau nol atau blank sama sekali ini yang sulit.

Bahkan beberapa temen yang sudah sekolah di kelas2 enterprener saja masih bingung mau berbisnis apa, banyak yang masih mencari model-model wirausaha yang cocok buat mereka, saking asiknya cari-cari model malah gak mulai-mulai atau gak action-action karena masih di itung-itung katanya. Ada juga sih yang mulai bikin usaha, yahh modal nekat aja, tapi paling-paling cuma bertahan 1, 2 atau 3 bulan setelah itu tutup dan menganggap bahwa bisnis itu sulit, susah, gak cocok dsbnya, pokoknya mundurlah dari niatan menjadi pengusaha, sayang yaa... harusnya sih terus aja bertahan, fokus dan komitmen pastilah suatu saat akan bisa dipetik hasilnya.

Saya sendiri mengalaminya, dulu sewaktu awal saya sempet buka usaha konveksi, ikutan MLM, bangun merek fashion sendiri, sampai jualan di ITC Mangga Dua, semua saya lakonin, hasilnya Alhamdulillah tutup semua, saya positif aja ini bagian dari proses mencari model bisnis, yang pasti ada biayanya lah.. maksudnya biaya belajar untuk berbisnis,.. untung dan rugi menjadi hal yang biasa buat saya.

Sampai pada suatu titik saya mendapatkan model bisnis yang menurut saya GUE BANGET nih,.. yaa saya coba untuk ikutan membuka franchise Auto Bridal bisnis jasa otomotif untuk Cuci dan Salon Mobil, saya katakan GUE BANGET karena ini hobi saya ... yah saya memang hobinya otomotif dari kecil, sampe pernah kerja di Mitsubishi grup selama 13 tahun dan sering nge tes kendaraan Mitsubishi yang anyar-anyar punyanya bos he he.. lumayanlah buat nyalurin hobi ngebut..

Ada juga usaha lainnya yaitu IT Training & Education serta konsultan, lewat payung PT. Mitra Global Sejahtera (www.400education.com) saya salurkan knowledge dan skill saya dibidang IT selama belasan tahun di bisnis ini. Saya yang lulusan MM Sistem Informasi di BINUS kayaknya memang gak bisa lepas dari dunia IT, sayangkan knowledge, skill, networking dan informasi yang sudah di bangun belasan tahun gak dimanfaatkan, jadilah perusahaan ini menjadi saluran saya di bidang IT.

Cukup 2 aja jenis usaha saya, di otomotif sebagai hobi dan di IT sebagai penyaluran knowledge dan pengalaman ,.. nggak banyak kan ?? justru dari 2 jenis usaha ini sebenarnya bisa dikembangkan dan saya rasa sudah on the track untuk mengembangkan bisnis di bidang otomotif dan IT ini.

Nah buat temen-temen yang baru memulai usaha, berikut ada beberapa sumber ide bagaimana kita memilih jenis usaha yang simpel, sederhana, gampang dimulai dan ujung-ujungnya pasti profit yang menghasilkan duit buat anda, semua usaha ini pastinya yang masih berhubungan dengan diri kita sendiri,.. inget yaa diri kita sendiri .. jangan bergantung dengan orang lain.

Sumber ide dari pekerjaan dan Keterampilan.

Pekerjaan yang kita tekuni, dan keterampilan yang sudah kita miliki merupakan sumber yang kaya akan ide bisnis yang tepat untuk kita. Alasannya? Dari sinilah (pekerjaan yang telah sekian lama kita jalankan, dan keterampilan yang sudah kita kembangkan) insting bisnis kita dibentuk dan dipupuk. Banyak orang memilih ide usaha dari pekerjaan yang pernah mereka tekuni dan keterampilan yang sudah mereka miliki.

Misalnya seseorang karyawan yang pernah bekerja di perusahaan kosmetik dan menjadi tenaga penjual di perusahaan tersebut sebelum akhirnya terjun untuk membangun perusahaan kosmetiknya. Dari pekerjaannya ini, ia mengembangkan keterampilan teknis dan manajemen, serta mengembangkan jaringan perkenalan dengan orang-orang yang tepat yang harus dihubungi di bisnis yang ia tekuni tersebut. Contoh lain, ada orang yang juga memulai karier di perusahaan penerbitan milik orang lain. Ia bahkan sempat belasan tahun menimba ilmu di perusahaan ini dan menajamkan keterampilan editing dan pengelolaan bisnis sebelum akhirnya memutuskan untuk membangun usaha penerbitannya sandiri.

Sumber ide dari minat dan hobi.

Sumber kedua yang juga tidak kalah pentingnya adalah minat dan hobi yang kita miliki. Kedua hal ini merupakan sumber yang memiliki kekuatan yang ampuh dalam membangun keyakinan serta motivasi bagi kita untuk memulai usaha. Umumnya orang tidak merasa terbeban untuk melakukan yang ia senangi (misalnya: minat dan hobi). Ini merupakan modal kuat bagi seorang wiraswastawan yang menekuni dunia yang memang ia cintai.

Contohnya Bill Gates mengandalkan hobi dan minatnya di bidang komputer sebagai sumber ide memulai kerajaan bisnisnya yang sekarang telah menggurita di seluruh dunia. Beberapa mantan olahragawan nasional seperti Susi Susanti, Elfira Nasution, dan lain-lain, mengembangkan usaha mereka di jalur yang sesuai dengan minat, hobi, dan pengalaman kerja: menjadi pelatih, membuka sekolah olah raga, dan toko peralatan olah raga.

Sumber ide dari pengalaman.

Pengalaman diri sendiri dan juga orang lain (apa yang kita alami, ataupun yang dialami oleh orang lain), selain merupakan guru yang baik, juga merupakan sumber ide bisnis yang kaya. Pengalaman, terutama yang buruk, memberikan kesan yang mendalam bagi kita, yang tidak mudah untuk dilupakan. Jika pengalaman tersebut adalah pengalaman buruk, maka tentunya kita tidak ingin pengalaman tersebut terulang lagi. Kita akan berusaha mencari jalan "baru" untuk menghindari kesulitan dan masalah yang pernah kita alami. Jalan baru inilah yang memacu munculnya ide-ide bisnis yang brilian.

Contoh: ada seorang kawan saya yang mengalami pesta pernikahan yang kacau balau, dari mulai pertengkaran antar keluarga besan, souvenir yang rusak, listrik yang padam saat berlangsungnya resepsi, makanan yang keburu habis, sampai baku hantam dengan petugas keamanan setempat.

Dari pengalaman buruknya , kawan saya melihat pentingnya ada profesi yang bisa membantu orang menyelenggarakan resepsi pernikahan dengan cara yang profesional. Ide ini kemudian dia kembangkan dengan membuka usaha jasa wedding organizer dan penyelenggaraan acara-acara pesta lainnya.


Sumber ide dari pengamatan.

Selain pengalaman, pengamatan ternyata juga adalah sumber ide bisnis yang tak habis-habisnya. Dari pengamatan akan segala sesuatu yang terjadi di sekitar kita, kita bisa menemukan kebutuhan-kebutuhan pasar yang belum terpenuhi, yang bisa kita jadikan peluang bisnis.

Bahkan, pengamatan ini merupakan keterampilan yang harus dimiliki seorang wiraswastawan. Pada prinsipnya, identifikasi kebutuhan yang belum terpenuhi merupakan konsep dari upaya membangun usaha. Dari pengamatan ini, banyak ide bisnis dan peluang bisnis yang bisa terus digali untuk dikembangkan.

Misalnya Dari hasil pengamatannya terhadap masyarakat kita bisa lihat dan mengidentifikasi kebutuhan wanita-wanita bekerja saat ini untuk pengasuhan anak mereka yang masih balita. Ide ini dituangkan menjadi peluang bisnis yang kemudian diwujudkannya dengan mendirikan tempat penitipan anak balita sekaligus tempat bermain dan belajar.

Semoga bermanfaat


Wassalam

Agus Ali S,
http://agusali.blogspot.com
Autobridal 32 Cipinang (Jakarta)
Autobridal 22 Cimanggu (Bogor)
Autobridal 23 Semeru (Bogor)
Bengkel Resmi Suzuki Selabenda (Bogor)

PT. Mitra Global Sejahtera
www.400education.com
Bring Your Problems to our IT Training & Education

Wednesday, May 7, 2008

TDA E Makers : Under Promise Over Delivery




Ide membuat kelas enterprener di TDA sebenernya bukan hanya diskusi saya dengan Pak Iim saja, tetap diskusi yang dilakukan juga oleh Pak Roni, Pak Try dan Pak Rosihan sewaktu perjalanan ke Bandung sowan ke rumahnya Pak Pery.

Setelah kita ketemu semua akhirnya kami sepakat untuk membuat kelas enterprener dengan nama TDA E Makers (dulu sih usul saya pake nama 400 enterprener ,.. hehe). Prosesnya begitu cepat, alhamdulillah ada Pak Hasan yang membantu di sisi teknis dan kesepatakan serta komitmen bersama untuk mewujudkan kelas ini di komunitas TDA pertama kali dan hasilnya di launching saat Milad II TDA.

Untuk pengajar sebenarnya di TDA banyak yang MASTER, didalam brosur saat Milad II TDA disebutkan para pengajarnya, namun akhirnya kami putuskan untuk batch-1 TDA E Makers tidak semua para MASTER bisnis yang tercantum didalam brosur itu untuk dapat mengajar karena kami berfikir akan ada sesi selanjutnya, jadi untuk pengajar di Batch-1 tidak mengajar lagi di Batch-2, dan mungkin bisa ngajar di batch-3 atau kami carikan pengajar lainnya.

Kami mohon maaf kepada para MASTER BISNIS yang namanya tercantum di dalam brosur TDA E Makers, bukan bermaksud kami mempermainkan bapak/ibu, hanya dari sisi teknis yang tidak memungkinkan saja, Insya Allah bila ada kelas enterprener selanjutnya bapak/ibu para MASTER BISNIS bisa kami ikutkan.

Soal biaya yang jumlahnya 2 juta per peserta serta pake nama TDA E Makers, itu yang membuat ini menjadi bahan kritikan di komunitas TDA, secara saya Kepala Sekolahnya TDA E Makers, saya terima kritikan ini, kami perbaiki diri kami terus menerus terlepas dari ada yang pro atau kontra juga sebenarnya, bahkan bisa saja saya pake jurus terakhir EGV (Emang Gua Vikirin) terhadap para pengkritik itu, tapi kami sadarlah bahwa temen2 yang kritik juga sebenarnya CINTA sama TDA, kami positif saja dan kami hanya bisa jawab kritikan2 itu dengan bekerja dan membantu komunitas TDA ini bisa berjalan dengan baik program2nya.


Di TDA E Makers sendiri saya, Pak Iim, Pak Hasan, Pak Roni, Pak James, Pak Rosihan dan Pak try terus bertemu, berkomunikasi dengan para alumni TDA E Maker lainnya, memantau Mastermindnya, memantau perkembangan usahanya, Alhamdulillah sudah 2x pertemuan setelah acara TDA E Maker di Hotel Ciputra kita laksanakan dan para Alumni banyak mengalami peningkatan dan percepatan bisnis.

Bayangin belum pernah ada kelas enterprener seperti yang kami kerjakan ini, memantau lulusan/alumni kelas enterprener sampai punya bisnis, berkomunikasi, bertemu, memberikan konsultasi, Insya Allah bisa berkomunikasi sampai 1 tahun.

Sampai pada keputusan kami para penyelenggara TDa E Maker untuk meminjamkan modal sebesar Rp. 10.000.000 kepada salah satu alumni-1 TDA E Makers. Yaa dana pinjaman ini kami berikan kepada salah satu dari 20 peserta TDA E Makers sebagai dana tambahan modal kerja, sekali lagi ini kami lakukan dengan ikhlas membantu temen2 TDA. Dana pinjaman ini Tanpa Syarat dan Tanpa Bunga.

Dana ini nantinya akan menjadi dana bergulir dan semua Alumni-1 TDA E Maker akan mendapatkan hak nya, diawasi oleh kelompok Mastermindnya dan bila ada masalah akan menjadi tanggung jawab bersama anggota Mastermind. Untuk penyerahan dana dan nama peminjam 1 dana awal ini akan diberikan oleh Pak Haji Ali langsung di acara Forum Jumatan TDA, Hotel Sofyan, jumat besok Jam 18.30. Sekali ini adalah hasil kerja kami, ini jawaban kami terhadap para pengkritik (terimakasih juga kami sudah dikritik) kami hanya memberikan bukti bukan janji, kami taunya bekerja, berusaha dan kurang pandai bicara hanya teori-teori saja.

Dana bergulir ini juga sebagai PILOT PROJECT yang dulu sempet tertunda, yaitu DANA PINJAMAN TANPA SYARAT dan TANPA BUNGA. Pak Haji Ali pernah mengusulkan hal seperti ini, tapi kami belum bisa merealisasikannya. Insya Allah bila berhasil, program Grameen Bank yang dilakukan oleh Muhammad Yunus di Pakistan sana bisa dilakukan di Komunitas TDA, bukan hanya khusus untuk alumni TDA E Makers, tetapi ke seluruh anggota komunitas TDA. Tinggal kita menguatkan program Mastermind, karena hanya temen2 yang ikut Mastermind yang bisa mendapatkan Dana pinjaman bergulir ini.

Insya Allah program TDA E Makers akan kita teruskan, intinya kami terus bekerja, karena kami bisanya hanya bekerja, bisanya action, sharing pengalaman, berusaha membantu percepatan bisnis temen-temen yang mau belajar bisnis, bisa diluar anggota TDA atau dengan anggota TDA.


Wassalam



Agus Ali,
Kepala Sekolah TDA E Makers
http://agusali.blogspot.com/

Berikut kutipan email Testimoni Bu Ati Wicaksono di milis Alumni-1
TDA E Makers

----------------------------------------------------------

Alhamdulillaaaaaaah...makasih ya untuk semuanya.Terimakasih saya
ucapkan untuk semua pihak yang telah memberikan kepercayaan
pada saya untuk terus mengembangkan bisnis kecil saya ini..
Saya terharu dan bersyukur..apa yang saya dapat di TDA EM ini tidak
sebanding dengan materi dan effort yang saya keluarkan..Manfaatnya
jauh lebih banyak saya rasakan.

Ngga nyangka,penuh dengan miracle dan yang paling berharga buat
saya adalah : DUKUNGAN MORIL...Sungguh,saya bukan menyepelekan
materil..namun dukungan yang diberikan para mentor,sangat
tulus,tidak pelit ilmu, tidak menargetkan materi,dan sangat
responsif,membuat saya malu jika tidak melakukan yang terbaik yang
bisa saya lakukan..
Terimakasih para mentor..Pak Kepala Sekolah,Pak Hasan, Pak Roni,Pak
Iim,Pak Hadi,Pak Teguh dan juga Pak Rosihan..semoga ilmu yang telah
dibagi pada kami menjadi bekal yang bermanfaat buat kami dalam
menjalankan bisnis.Saya terharu semua mentor selalu menyempatkan
menjawab pertanyaan2 saya ditengah2 kesibukannya berbisnis dan
bekerja.

Bravo TDA EM! TDA EM,keren abizzzz.......(bukan karena saya yg dapet
10jt pertama lho ya,muji2nya habis2an,hehe)

Ati Wicaksono
http://www.atiwicaksono.blogspot.com
http://www.momsmiracle.com
Solusi Modis Ibu Hamil

Lulusan IT, Hobby Otomotif, jadinya punya bisnis IT & Otomotif




Gak tau nih kenapa yahh dulu saya putusin untuk kerjasama dengan Autobridal dan bangun Autobridal 32 Cipinang, padahal secara "makan sekolahan" saya makan sekolahannya di IT, sejak tahun 89 saya belajar IT dan mulai ngajar Dbase III tahun 90an di kursus komputer deket rumah.

Jujur aja sih, sekolah emang di IT, tapi hobi otomotif gak pernah lepas, mulai dari JADUL tahun 89 - 90 an saya udah bawa mobil dan sempet coba tarik-tarikan mobil tiap malem minggu dan minggu malem di Sudirman, pake mobil sendiri atawa mobil temen, pokoknya saat itu bawaanya pasti ngumpul dan nongkrong ala anak Jakarta,.. hah narsis nih,.. jadi keliatan cuma pamer yaa .. maaf ya gak bermaksud begitu,. cuma pengen sharing pengalaman aja,.. ga ada maksud lain.

Kalo dikatakan saat2 itu hidup saya sia-sia, bener juga sih, tapi ngga sepenuhnyalah, temen2 nongkrong di otomotif itulah yang buat saya sekarang jadi melek dan ngerti soal otomotif, meski secara teknis ga tau ... maklum bukan orang bengkel, cuman tiap minggu nongkrong di bengkel ..ada aja yang dibenerin atawa cuma sekedar nemenin temen ngebengkel atawa juga cuma pengen ketemu pemilik bengkel nanya sana dan sini.

Nah salah satu pemilik bengkel yang udah jadi sohib berat Mas Yanto pemilik Yanto Motor atau Yans Speed, pemilik dan pembalap mobil drag race, dijamin dah buat yang mau kencengin mobil ke Mas Yanto aja udah cukup, ditanggung kenceng tuh mobil... soalnya saya liat banyak piala2 di bengkelnya,..

Kenal Yanto Motor sejak 87an ya sejak SMA lah,... Mas Yanto emang luar biasa, mulai dari tukang cuci mobil sampe jadi pemilik bengkel yang omsetnya mencapai 250 juta sebulan sangat dahsyat menurut saya. Terus tekun, meski pernah jatuh dan bangun, di tinggal karyawannya yang dibajak temennya, terus bangkit lagi dan akhirnya mencapai sukses seperti sekarang,,.. siapa yang gak kenal Yanto Motor di wilayah Jakarta Timur, pemilik bengkel pemegang lisensi untuk uji emisi ini emang udah hampir 30 tahun fokus ke bengkel mobil sepesialis di drag race,... pastinya anak2 muda rame ke bengkel Yanto Motor tiap sabtu or minggu,..

Selain emang bengkelnya oke, Mas Yanto juga orangnya asik, gaul abis dan anak muda banget. Mulai dari orang tua sampe anak muda jadi temennya, dan semua bisa konsultasi sama Mas Yanto sebelum mobil diperbaiki. Jadi banyak yang yang dateng ke bengkel Yanto Motor, bapak sama anak, dan mereka pada akrab sama Mas Yanto.

Terus terang saya kagum dengan Mas Yanto ini, sampe suatu hari saya minta Mas Yanto untuk ngurusin BENGKEL MOBIL di tempat Autobridal 32 Cipinang dan dia setuju dan sampe sekarang sudah ada pemasukan untuk paket tune up, injector cleaner dll, padahal baru sebulan buka di Autobridal 32 Cipinang.

Wah ide bisnis nih ..,. gak sampe disitu saya dan Mas Yanto sepakat masuk ke bengkel2 Autobridal lainnya, saat ini kami support Bengkel Tune Up, Injector Cleaner, AC dll untuk Autobridal 22 dan 23 di Bogor,.. Alhamdulillah 2 tempat sekaligus, kami juga berproses untuk masuk ke bengkel Pak Agung dan Pak Aji di BSD, dan tentu aja peluang terbesar yaitu masuk ke bengkel2 Autobrodal lainnya di seluruh Indonesia... heemmm .. mantaf nih .. hobi dan bisnis menyatu,.. klop banget ketemu Mas Yanto, yang pakarnya mekanik mobil yang siap merekrut mekanik ahli dan men-Trainingnya, dan saya yang mengerti sedikit Manajemen lah.. he he..

Kemarin aja kita ketemu KAWAN LAMA, vendornya peralatan untuk tune up dll yang siap dukung kita suplai tools dengan harga menarik dan tentu aja pembayaran yang menarik juga,.. sipp.. klop dehh,.. ada Ahli Mekanik Mobil, ada Vendor yang Ahli support Tools dan ada saya yang.. ah narsis nih,.. muji diri sendiri..

Lulusan boleh IT, tapi hobi otomotif, ketemunya ya temen2 di IT dan otomotif, hasilnya .. sekali lagi Alhamdulillah bisa punya usaha di bidang IT dan otomotif, 2 unit usaha yang buat saya BERGAIRAH..

Saya sebenarnya pengen sharing untuk temen2 TDA lain yang pengen berbisnis otomotif, saya dan Mas Yanto siap sharing khusus untuk bengkel Mobil, nah kalo bengkel motor ada lagi nih partner saya yang lain... tunggu yaa kabar bagus selanjutnya,.. pokoknya saya siap sharing ke komunitas TDA bagaimana membuat bisnis otomotif mobil dan motor sempet lapor ke Bu Siska TDA Manajemen, minta diadakan BEDAH BISNIS salah satunya ya bedah bisnis otomotif ini.


Salam Funtasticc..


Agus Ali S,
Autobridal 32 Cipinang
400 Education (www.400education.com)

Monday, May 5, 2008

10 STEPS ENTREPENEURSHIP




Saya punya langkah-langkah jitu sewaktu saya ingin pindah kuadran dari Employee ke Bisnis, langkah-langkah ini selalu saya baca, saya ngertiin dan saya jalanin satu-satu atau sekaligus, hasilnya buat saya sangat luar biasa.

Sumber dari tulisan ini saya agak lupa yaa,.. yang pasti buka karangan saya sendiri dam saya mngutipnya untuk saya baca, saya analisa dan saya kerjakan untuk diri saya.

Beberapa langkah memang terkesan duniawi banget,... tapi menurut saya semua ini worth it buat pemula seperti saya dulu. Sekarang saya sudah punya beberapa bisnis dan saya sudah keluar dari bekerja selama 13 tahun di perusahaan otomotif.

Menurut saya 10 langkah ini hanyalah modal dasar saja, basic banget... saya yakin begitu juga menurut anda, gampanglah dibacanya keliatannya, tapi anda akan sulit melakukannya dengan konsisten dan baik, tidak mengeluh dan tangguh menghadapi keadaan. Dulu sayapun mengalaminya, hingga saya melewati masa-masa itu, Alhamdulillah sampai saat ini saya bisa berhasil menurut saya untuk survive dan terus bergerak menuju lebih baik dan lebih baik lagi.

10 Langkah itu adalah :


1.START WITH A DREAM

Mulailah dengan sebuah mimpi. Semua bermula dari sebuah mimpi dan keyakinan akan produk yang akan kita tawarkan. A dream is where it all started. Pemimpilah yang selalu menciptakan dan membuat sebuah terobosan dalam produk, cara pelayanan, jasa, ataupun idea yang dapat dijual dengan sukses. Mereka tidak mengenal batas dan kerterikatan, tak mengenal kata 'tidak bisa' ataupun 'tidak mungkin'.

2.LOVE The Products or Services

Cintailah produk anda. Kecintaan akan produk kita akan memberikan sebuah keyakinan kepada pelanggan kita dan membuat kerja keras terasa ringan. Membuat kita mampu melewati masa-masa sulit. Setiap awal usaha selalu akan ada banyak halangan ataupun kesulitan yang bertubi tubi, kecintaan akan produk kita yang akan membuat kita bekerja keras dengan senang hati.

3.Enthusiastism and Persistence

Antusiasme dan keuletan sebagai pertanda cinta dan keyakinan kita akan menjadi tulang punggung keberhasilan sebuah usaha yang baru.

4.Learn The BASICS of BUSINESS.

Pelajarilah fundamental business. : BEYOND THE *buy low, sell high, pay late, collect early. Tidak akan ada sukses tanpa sebuah pengetahuan dasar untuk business yang baik, belajar sambil bekerja, turut kerja dahulu selama 1-2 tahun untuk dapat mempelajari dasar-dasar usaha akan membantu kita untuk maju dengan lebih baik.Carilah -guru- yang baik.

5.Willing to Take CALCULATED RISKS.

Ambilah resiko. The gain that u will be able to achieve is directly proportional to the risk taken:

Berani mengambil resiko yang diperhitungkan merupakan kunci awal dalam dunia wirausaha, karena hasil yang mungkin dicapai akan proporsional terhadap resiko yang diambil. Sebuah resiko yang diperhitungkan dengan baik-baik akan lebih banyak memberikan kemungkinan berhasil. Dan inilah faktor penentu yang membedakan entreprenneur dengan manager. Entrepreneur lebih dibutuhkan pada tahap awal pengembangan perusahaan, dan manager dibutuhkan untuk mengatur perusahaan yang telah maju.

6.Seek Advice, But Follow Your Belief.

Carilah nasehat dari pakarnya, tapi ikuti kata hati kita. Consult Consultants, ask the experts, but follow your hearts. Entrepreneur selalu mencari nasehat dari berbagai pihak tapi keputusan akhir selalu ada ditangannya dan dapat diputuskan dengan "indera ke enam" nya.

7.Salesmanship and Customer Understanding.

Komunikasi yang baik dan kepiawaian menjual. Pada fase awal sebuah usaha, kepiawaian menjual merupakan kunci-sukses. Dan kemampuan untuk memahami dan menguasai hubungan dengan pelanggan akan membantu mengembangakan usaha pada fase itu.

8.Work HARD, 7 Days a Week, 18 Hours a Day.

Kerja keras. Ethos kerja keras sering dianggap sebagai mimpi kuno dan seharusnya diganti, tapi hard-work and smart-work tidaklah dapat dipisahkan lagi sekarang. Hampir semua successful start-up butuh workaholics. Entrepreneur sejati tidak pernah lepas dari kerjanya, pada saat tidurpun otaknya bekerja dan berpikir akan businessnya. Me-lamun-kan dan memimpikan kerjanya.

9.Make Friends As Much As Possible.

Bertemanlah sebanyak-banyaknya. Pada harga dan kwalitas yang sama orang membeli dari temannya, pada harga yang sedikit lebih mahal, orang akan tetap membeli dari teman. Teman akan membantu mengembangkan usaha kita, memberi nasehat, membantu menolong pada masa sulit.

10.Deal With FAILURES.

Hadapi kegagalan Kegagalan merupakan sebuah vitamin untuk menguatkan dan mempertajam intuisi dan kemampuan kita berwirausaha, selama kegagalan itu tidaklah mematikan. Setiap usaha selalu akan mempunyai resiko kegagalan dan bilamana sampai itu terjadi, bersiaplah dan hadapilah!

11.Just Do It, NOW!

Lakukanlah sekarang juga. Bila Anda telah siap, lakukanlah sekarang juga. Manager selalu melakukan:

READY-AIM-SHOOT, tetapi entrepreneur sejati akan melakukan READY-SHOOT-AIM!. Putuskan dan kerjakan sekarang, kerena besok bukanlah milik kita.

Semoga bermanfaat...


Wassalam


Agus Ali,

Profesional, Pengajar dan Pemilik Perusahaan
PT. Mitra Global Sejahtera (www.400education.com)
PT. Putra Purwadi Laborindo
PT. Putra Instrumenindo
CV. Ceria Karya Utama