Thursday, August 7, 2014

Ulang Tahun 6 Agustus 2014

Ulang Tahun untuk mengingat diri bahwa diri ini semakin tua mendekati kematian.

Renungan untuk diri sendiri sudah punya bekal apa untuk menuju kematian?? masih banyak kekurangan,

Masih banyak dosa-dosa kecil dan besar, masih banyak ibadah yang belum dilaksanakan,

Masih banyak pelajaran2 yang belum dilaksakan termasuk hapalan surat-surat NYA...

Masih ada rasa dendam, masih ada rasa Riya dan pamer,...

Masih ada amarah-amarah yg gak perlu... perlu merenungi diri setiap hari, evaluasi, berkaca,....

Semoga bisa tetap istiqomah, tawadhu beribadah, perbaiki diri setiap saat, setiap hari, gak perlu sempurna dan menjadi sempurna,..

Hanya berusaha memperbaiki diri...

Menjadi Ayah,...

Menjadi kepala keluarga,....

Menjadi suami,....

Menjadi teman dan sahabat,....

Menjadi Hamba NYA yang baik....

Thursday, January 16, 2014

@memberiid = memberi ide



Kalo yang paham socmed twitter pasti paham komunitas @memberiid, saya salah satu follower nya. Komunitas ini sangat luar biasa menurut saya. Mas Yuswohadi, Ibu Diah Yusuf, Pak Dewanto, Pak Ari Ony dll sebagai penggiat komunitas ini luar biasa semangatnya untuk memperkenalkan anggota komunitas belajar langsung dari pemilik bisnis. Cek di Bio twitter : Komunitas Memberi - Dgn spirit of giving membangun merek-merek lokal Indonesia (khususnya, UKM n Industri Kreatif) untk menjadi tuan rumah di negeRI sendiri. Para founder menularkan semangat memberi untuk para pengusaha dan calon pengusaha di Indonesia juga membangun merek2 lokal di Industri kreatif.

Salah satu yang pernah saya ikuti saat sowan ke perusahaan Sunpride, perusahaan distribusi buah-buahan terbesar di Indonesia. Saya sangat terkesan dimana pemilik dan direktur Sunpride turun langsung menjelaskan sejarah bisnisnya, filosofi dalam berbisnis dan kekuatan bisnisnya.

Sunpride sangat fokus dalam bisnis distrbusi buah-buahan lokal di Indonesia, mereka menggandeng petani-petani lokal mengajarkan cara menanam yang baik dan target panen sesuai kualitas Sunpride, mereka membuat perjanjian dan kontrak dengan para petani lokal. Karena Sunpride fokusnya di distribusi, sampai transportasi buah-buahannya tidak di jalankan melainkan di sub kontraktor ke perusahaan transportasi dan warehouse. Kerjasasma bisnis yang keren, satu sisi fokus ke bisnis masing-masing sisi lain bagi-bagi rejeki.

Komunitas @memberiid, perusahaan Sunpride yang melakukan kerjasama bisnis, intinya adalah saling memberi satu sama lain, tidak serakah, punya ilmu bagi-bagi, punya bisnis ajak kerjasama yang fokus dan ahli dibidangnya.

Ini yang menarik saya membuat ide sederhana, saat ini kebutuhan keluarga saya akan cabe, tomat dll cukup tinggi untuk kebutuhan sehari-hari. Mungkin bukan hanya keluarga yang perlu makan sambel (cabe) dan tomat juga para tetangga di rumah pasti perlu juga.

Beberapa bulan terakhir saya memutuskan mencoba berkebun, ikut komunitas berkebun @idberkebun @jktberkebun dan @bksberkebun, saya banyak belajar berkebun dari pengalaman temen2 di komunitas ini. Lihat hasil berkebun temen2 di komunitas ini menarik sekali bisa tanam Sawi, Kangkung, Cabe, Tomat dll di rumah sendiri untuk konsumsi sendiri atau di jual ke yang berminat atau juga di berikan ke tetangga atau teman2 komunitas.

Dari hasil searching dan belajar berkebun, saya memutuskan untuk ambil pacul, sekop untuk macul dan menyiapkan lahan untuk saya tanam sendiri. Ide nya adalah saya tanam cabe dan tomat. Saya beli bibit cabe hijau, cabe merah keriting dan tomat di toko tanaman, saya tanya ke penjualnya bagaimana saya memulai tanam cabe dan tomat. Nanti nya saya akan tanam di sekeliling rumah plus juga rumah tetangga kiri kanan. Saya coba hal sederhana untuk para ibu rumah tangga gak perlu lagi beli cabe dan tomat di pasar atau tukang sayur. Silahkan ambil hasil tanaman cabe saya dan tetangga sebelah rumah GRATISSS.

Saat ini sudah ada puluhan polybag cabe-cabe dan tomat saya yang siap tanam di sekitar rumah saya dan tetangga. Insya Allah beberapa bulan ke depan solusi untuk keperluan cabe dan tomat di rumah saya dan para tetangga, para pemulung, atau saudara-saudara yang mampir ke rumah bisa teratasi. Cabe dan tomat gak perlu beli lagi,.. Alhamdulillah. Target saya beberapa taman di lingkungan komplek rumah akan saya tanam cabe dan tomat, nantinya bukan hanya cabe dan tomat tetapi bisa juga tanaman kangkung, sawi, terong dll untuk kebutuhan rumah tangga. Usaha yang sederhana untuk lingkungan rumah saya. Hanya itu yang bisa saya buat untuk mengatasi kebutuhan keluarga dan lingkungan rumah saya, hanya memberi sedikit.


Semoga bermanfaat


Agus Ali
@agusali
www.agusali.com
agusali.blogspot.com

Wednesday, January 15, 2014

Mindset

Mindset apa sih bro...? Itu salah satu pertanyaan gampang-gampang susah yang harus saya jawab dengan ilmiah, bisa aja sih ngasal tapi saya juga harus tau banget artinya, ngemeng-ngemeng soal Mindset ...mindset ..mindset kalo gak ngerti atau ngerti pas-pasan pada bae lah..

Sering kali kita mendengar kata mindset tetapi mungkin kita belum tahu apa arti mindset. Mindset sebenarnya dua kata bahsa Inggris yang digabung menjadi satu yaitu "mind" dan "set". Mind berarti pikiran, akal, ingatan. Sedangkan "set" adalah kumpulan, perangkat atau aturan.

Dalam sebuah buku The Secret of MINDSET karya Adi W. Gunawan disimpulkan bahwa Mindset adalah Pikiran atau sekumpulan Ingatan atau cara berFikir yang mempengaruhi perilaku dan sikap seseorang yang akhirnya menentukan level keberhasilan hidunya.

Kalo saya cenderung setuju dengan pendapat tentang MindSet yaitu:  Pola Pikir yang mempengaruhi Pola Kerja. Simpel kan... ga usah ruwet di buat sederhana ajah. Contoh : Menjadi Pengusaha, berapa lama anda terpengaruh menjadi Pengusaha? kalo saya butuh waktu beberapa tahun untuk merubah Pola Pikir saya menjadi Pola Kerja.

Saya bekerja sejak tahun 1993 dimana MindSet saya sejak sebelum lulus kuliah adalah Bekerja... Alhamdulillah Pola Pikir sebelum lulus bisa bekerja tercapai... prosesnya berlangsung cepat, ngelamar pake Nilai Ujian Negara yang nilainya bagus-bagus, IPK di atas 3 padahal total IPK saya ga sampe 3 yah nyaris 3 sihh... hehe nyariss.. kalo perusahaan tahu saya pasti di tolak karena syarat utama IPK min. 3 ... yah pada akhirnya tinggal gimana cara saya melakukan komunikasi racun atau speak-speak poison aja ke HRD waktu itu..hahaha Pola Pikir mempengaruhi Pola Kerja saya untuk melakukan sesuatu supaya bisa di terima jadi karyawan...ya gak bro..:)

Setelah 13 tahun bekerja tahun 2006 ketemu Pak Roni, Pak Iim, Pak Hantiar dll para founder TDA. Disitulah MindSet saya di rubah total dari yang MindSet karyawan menjadi MindSet Pengusaha. Memang sih sejak tahn 2000 saya sudah mulai bisnis kecil-kecilan, istilahnya Ampibi, jadi karyawan juga plus nyambi jadi pengusaha, hasilnya Alhamdulillah gagal.... maklum Pola Pikir belum banyak mempengaruhi Pola Kerja utk menjadi pengusaha.

Saat ketemu dengan founder2 TDA itulah saat-saat dimana seluruh energi Pola Pikir saya untuk berubah menjadi pengusaha terbentuk. Akhirnya di tahun 2006 saya memutuskan resign menjadi karyawan dan bekerja untuk perusahaan sendiri sampai saat ini. Seluruh Pola Pikir menjadi karyawan di rubah menjadi Pola Pikir menjadi pengusaha alhamdulillah bisa mempengaruhi Pola Kerja saya selama menjadi pengusaha.

Plus minus jatuh bangun saat situasi bisnis di atas atau di bawah, kalo Pola Pikir sudah menjadi Pola Kerja Insya Allah itu menjadi cerita manis dan menjadi sejarah dalam perjalanan membangun perusahaan.

Begitu juga saat saya merubah MindSet ingin kurus dan badannya Sixpack, yang dulunya lingkar perut 35 cm setelah mencoba beberapa obat diet, minuman dll gak berhasil akhirnya ketemu metode sederhana dari Dedy Corbuzier, Alhamdulillah seluruh energi dan MindSet di rubah, yang dulunya pola makan seperti orang ngamuk di rubah jadi pola makan sederhana... plus olahraga tiap hari.... akhirnya lingkar perut menjadi 29 dan di umur yang sudah mendekati udzur ini masih bisa keliatan agak-agak sixpack dikit lah hehehe...

Itu lah Pola Pikir mempengaruhi Pola Kerja... persoalan pengen kurus sudah lama di angan2 sejak 5 - 10 tahun lalu, beberapa metode sudah dilakukan tapi karena tidak maksimal ya gak ngefek... Intinya adalah Pola Pikir mempengaruhi Pola Kerja.. semangat diet, olahraga karena pikirannya ingin kurus, sehat, kuat ber energi. Istri senang dan bahagia, anak-anak senang ikut-ikutan olahraga, dokter saya yang sedih karena jarang di kunjungi.

Semoga bermanfaat


Agus Ali S.

Facebook : www.facebook.com/agusalis
Twitter: @agusali

www.agusali.com
agusali.blogspot.com

Thursday, January 2, 2014

Saya Gak Buat Resolusi di 2014


Beberapa kali dari tahun-tahun lalu selalu setiap tahun membuat resolusi, tapi yaa banyak gak tercapainya. Hanya sekedar resolusi atau memang enggak mengejar sesuai target dengan kerja keras, banyak yang harus di evaluasi diri sendiri nih bro... 

Yang agak kaget dan aneh memang, harus nya tidak menjadi target malah tercapai. Di 2013 tahun yang luar biasa, tahun itu bisa nurunin berat badan cukup signifikan bisa turun 11 kg dalam beberapa bulan dan bisa stabil sampai saat ini. Gak perlu minum obat penurun berat badan, atau ikutan minum shake yang menurut saya justru menambah biaya.

Cukup ikutan prosedur nya OCD mas Dedy Corbuzier dengan konsisten. Puasa makan di malam hari dan pagi hari plus olahraga, cukup itu saja. Setelah turun berat badan sesuai target, di rubah menjadi puasa senin - kamis rutin kudu di lakukan dan olahraga (gowes, jalan / lari pagi dan malam nya Intensive Training untuk membentuk lengan dan badan). Alhamdulillah badan segar, aktifitas lancar, istri senang, anak-anak dan istri banyak yang ikutan olahraga juga. Coba dehh... Insya Allah banyak manfaatnya bro. Ga usah berfikir macem2 soal nanti gizi nya berkurang, nanti sakit ini sakit itu, yah kita2 mah gizinya udah kelebihan, lagian pendapat dokter ini dan itu emang dia pernah ikut OCD?? jalanin aja bro... Insya Allah worth it dan gak bikin sakit.

Di 2012 dan 2013 banyak lika liku perjalanan bisnis nih, seru lah, banyak ombang ambing kayak naik perahu di atas air laut, sampai suatu saat harus memutuskan untuk merelakan beberapa bisnis yang cuma sebagai sampingan. Walaupun pendapatannya lumayan tapi setelah di evaluasi sepertinya gak bisa di besarkan, pendapatan hanya gitu-gitu saja sepanjang waktu dan tahun, yah sudah bismillah di relakan saja yang hanya memakan waktu dan membuat tidak fokus dalam bekerja. Kalo cuman lumayan doang sih mending gak usah di jalanin, mending lu manyun.

Tahun 2014 enggak buat Resolusi, selain karena arti resolusi sendiri yang membuat bingung, coba perhatikan arti Resolusi : putusan atau kebulatan pendapat berupa permintaan atau tuntutan yg ditetapkan oleh rapat (musyawarah, sidang); pernyataan tertulis, biasanya berisi tuntutan tt suatu hal: rapat akhirnya mengeluarkan suatu -- yg akan diajukan kpd pemerintah. 

Lantas hubungannya dengan peryataan dan target yang harus di capai dari arti Resolusi di atas apa bro?? bingung kan??

Ini yang saya pilih untuk target / pernyataan di 2014 dengan "Instrospeksi & Memperbaiki Diri 2014" itu lebih gue banget,.. so apa yang di introspeksi dan di perbaiki?? ya diri sendiri lah yang paling deket. Bisa memperbaiki bisnis yang dulu masih Palu Gada (Apa lu mau Gua Ada) menjadi Palu Godam (Apa lu mau Gua Gak Ada Man) bisnis gua fokus di bidang Energi, Peralataan dan Pendukungnya bro, jangan ganggu gua bikin bisnis yang lain selain itu, walau cepet untung dan kaya raya, gak lah yauww, buat elu aja deh bro semoga elu bisa kaya raya.

Kalo untuk perbaiki diri, banyak bro... inget gak jaman SD suruh ngapal Surah Pendek di Alquran kalo gak hapal nilainya jelek, itu kayaknya baru sadar sekarang penting banget ngapalin Alquran,... yah pelan-pelan Juz 30 di hapalin semua, terus maju ke Juz 29 dstnya jadi target di 2014, selain ikutan program One Day One Juz, ini juga berat semoga bisa Istiqomah. Maklum udah tua bro... makin tua makin sulit hapalan Quran.


Kata khotib jumat tadi, harus dibuat target "Hari ini lebih baik dari hari kemaren". Tahun bertambah, umur berkurang menuju kematian, harus punya bekal hapalan Quran yang banyak. Gak perlu sedekah brutal cuma satu kali karena ada maunya dapet ganjaran 1000 kali, sedekah yang rutin, ibadah yang rutin karena Allah suka dengan yang rutin, istiqomah di kerjakan.

Jadi buat saya gak ada resolusi di 2014, tetapi Introspeksi di Bisnis yang lebih fokus dan perbaikan diri sendiri untuk membawa bekal kematian. Itu cerita saya bagaimana cerita anda??



Wassalam


Agus Ali S.








Wednesday, June 5, 2013

Gagal vs Sukses




Gagal atau Sukses dalam kehidupan itu relative, tergantung persepsi masing-masing. Gagal menurut saya belum tentu dibilang gagal menurut orang lain, begitu juga dengan sukses menurut saya pasti beda dengan pendapat orang lain.

Kalo diperhatikan kata “GAGAL” menurut Ejaan Bahasa Indonesia adalah : 1. Tidak berhasil; Tidak tercapai (maksudnya) 2. Tidak jadi. Begitu juga dengan kata “SUKSES” artinya : 1. Berhasil; Beruntung.

Kedua kata di atas sebenernya di alami oleh Mahluk Hidup setiap harinya atau setiap saat. Contoh sederhana “ahh sukses juga gue ngejar angkot”, “ahh berhasil keluar juga nih upil, udah di korek2 J” atau “yahh gagal gua ngejar tuh cewek”, “mau dapetin nilai 6 aja susah amat, gagal melulu ujian gue”.

Nah Gagal vs Sukses di atas contoh yang sederhana, makanya kita jangan trauma dengan kata “GAGAL” atau “SUKSES” biasa aja, la wong di alami setiap hari setiap saat.

Begitu juga dengan bisnis sama aja dengan kehidupan pasti ada “GAGAL” dan “SUKSES” nya. Kalo sukses ga usah pesta pora merayakan kesukses annya kalo gagal ya biasa aja… lama-lama akan terbiasa,..

Saya akan ceritakan pengalaman bisnis saya yang pernah gagal 11x :

1. Bisnis Konveksi alhamdulillah gagal
2. Bisnis baju muslim wanita ... Gagal
3. Jualan baju anak di ITC mgg dua... Gagal
4. Jualan gadget di Mgg 2 sqr ... Gagal
5. Bisnis IT hardware & konsultan ... Gagal
6. Beli prencess Autobridal cuci & salon mobil ... Saya jual saham nya ke partner .. Gagal
7. Pindah bikin bengkel mobil umum, buka cabang tutup, buka lagi tutup lagi buka lagi tutup lagi, buka lagi tutup lagi, buka lagi, buka lagi, buka lagi, buka lagi... Capek.. Jual saham ke partner... Gagal
8. IT Training Centre ... Serahin ke partner... Gagal
9. Buka bengkel motor di tegal ... Ga ada yg ngawasin ga ada laporan ... Gagal
10. Bisnis online... Gagal ... Ga di terusin..
11. Perush stokpile batubara, investasi 1 M lebih...Gagal.. Jual ke buyer cuma 200 juta... Sekarang msh proses pembayaran .. :)

Bisnis saya yang sekarang adalah :

11. Perush IT Konsultan & Outsourcing ... Alhamdulillah... Jalan
12. Perush Agen tunggal alat instrumen mekanikal lab / kesehatan dari Jerman ... Alhamdulillah jalan ... (Best sales asia pasific)
13. Perush batubara di tipu melulu,... Jalannya terjal dan panjang alhamdulillah masih jalan

Rencana ke depan buat perusahaan

14. Perush Power Plant technology plasma / elektroda : pake sampah (semuasampah) dgn hasilnya listrik  / methanol / bahan kimia (kerjasama dgn perush Australia, sdh ada investor nya nilainya 1,2 T)
15. Perush Investasi
16. Ga tau deh mau buat apalagi...

Apakah saya MENYERAH??.  Buat saya selama dikasih nyawa sama Allah ga ada kata "MENYERAH", selama diberikan nafas  & kesehatan "Kerja keras, kerja cerdas, kerja tuntas, kerja ikhlas" walau nanti sdh umur 70 atau 80 kalo msh bisa dipake tenaga nya ga ada kata "Pensiun".

Bagi temen-temen yang bisnis mau gagal, sudah gagal dan sekarang masih galau karena gagal bisnis dan mau menangisi bisnisnya silahkan saja, saya juga nangis tapi nangis malem2 saat tahajud, curcol aja sama Allah nangis sekeras2nya .. Biar lega ati :)

Alhamdulillah smp skrg masih di kasih NYAWA sama Allah SWT, dan alhamdulillah di kasih jalan terbaik. Skrg fokus ke bisnis energi... Apakah nanti gagal lagi??? Ga ada yang tau hanya Allah yg tahu kita manusia jalanin aja peran kita di dunia.. Yang penting setiap gagal bisnis semakin ke atas / ke tujuan

Apa sih kesimpulan dari beberapa kegagalan cinta ehh kegagalan bisnis saya???

1.       Coba perhatikan bisnis saya yang gagal di atas, nilai nya makin lama makin besar. Artinya mulai dari bisnis ratusan ribu ke puluhan juta, gagal, coba bisnis dari puluhan juta ke ratusan juta, gagal lagi coba bisnis dari ratusan juta ke milyaran, gagal lagi coba bisnis milyaran ke puluhan milyar dan terakhir triliun. Ini namanya gagal yang berkelas, biar gagal asal naik kelas,…
2.       Ambil kesimpulan dan pelajaran dari setiap kegagalan, ga usah terlalu lama menangisi kegagalan, cepat bangkit dan naik kelas.
3.       Networking dan silaturahmi ke pengusaha-pengusaha besar untuk dapatkan strategi bisnis yang besar, merendah lah untuk menjadi murid yang baik.
4.       Jangan cepat puasa dengan kondisi bisnis saat ini, cepat atau lambat saingan kita akan menyusul dan cepat atau lambat strategi bisnis kita saat ini akan jadi kuno, perlu banyak belajar dan terapkan di bisnis sendiri.
5.       Bagi bisnis pemula sekedar buka bisnis ga apa, tapi setelah pengalaman 2-3 tahun harus naik kelas, silahkan di tutup bisnis nya untuk pindah ke bisnis lain yang lebih besar atau membesarkan bisnis nya saat ini sebesar-besarnya.

Semoga mengharukan

Salam

Agus Ali
Twitter: @agusali

Sunday, March 17, 2013

FRANCHISE INDONESIA PAYAAHHH...!

Assalamualaikum Wr wbr,

Senin semangat, untuk lebih menambah semangat berikut saya copy paste kan tulisan yang sangat bagus dari Pak Burang Riyadi konsultanfranchise.blogspot.com.

Ini tulisan lama, tapi menurut saya bisa digunakan sepanjang masa, bisa dipakai untuk pengusaha2 TDA yang baru mulai usaha dan berniat mem franchise kan usahanya.

Saya pernah beli franchise, dan memang payaahhhh,.. harusnya pemilik franchise dan pembeli franchise (termasuk saya hehe) mengikuti saran-saran dari Pak Burang ditulisan ini:

FRANCHISE INDONESIA PAYAAHHH...!!

"Franchise Indonesia payaahhh... Orang kita belum siap menerima bisnis franchise..."
Begitulah ungkapan beberapa pengusaha bisnis franchise (franchisor) lokal yang telah mengembangkan bisnisnya dengan sistem franchise. Beberapa dari mereka adalah klien kami juga, yang semula begitu antusias mengembangkan jaringan outletnya dengan franchising. Bahkan beberapa franchisor tersebut adalah penerima Franchise Award dari beberapa media dan lembaga.

Apakah memang benar ungkapan dari beberapa franchisor di atas? Paling tidak saya membenarkan bahwa presepsi dan citra franchise lokal Indonesia tidak banyak yang langgeng. Kantor konsultan franchise IFBM (International Franchise Business Management) tempat saya dan beberapa teman berjihad, pernah melakukan survey pada tahun 2011 dan mendapatkan hasil bahwa rata-rata hanya 20% jaringan outlet franchise yang gagal dari para pengusaha bisnis franchise (franchisor) yang memfranchisekan bisnisnya. Tetapi pada perkembangannya, citra yang terbentuk dari bisnis franchise lokal kita memang berkembang seperti ungkapan di atas.

Sebagai pembimbing dan pengamat bisnis franchise yang telah menjalankan kegiatan ini lebih dari 17 tahun lalu, saya bisa memahami situasi para franchisor (pemberi waralaba) yang telah menjalankan bisnis franchise nya tersebut. Kebanyakan dari mereka, para pengusaha bisnis franchise, masih banyak yang hanya berkonsentrasi pada peningkatan teknis operasional bisnisnya saja dan sangat kurang melakukan peningkatkan dan pengembangan entrepreneurship dari para franchisee -nya (penerima waralaba).

Dalam franchising, seharusnya konsentrasi dari para franchisor adalah: 'bagaimana membuat para mitra franchisee -nya untuk dapat segera mandiri dan terampil dalam menjalankan bisnis franchise -nya dan menjadi sukses'. Jika franchisor hanya mempersiapkan diri untuk sekedar melakukan support saja, tanpa memberdayakan para mitra franchisee -nya menjadi pengusaha sukses yang mandiri, maka semakin banyak jaringan outlet akan membuat franchisor menjadi semakin sibuk dan melepaskan fungsi pemberdayaan kepada para franchisee -nya. Hal ini secara akumulatif juga akan membuat para franchisee merasa franchisornya mengecewakan mereka.

Franchisor yang mengeluh dan menganggap franchise di Indonesia makin payah, sebenarnya mereka tidak mempunyai pemahaman yang lengkap mengenai konsentrasi pengelolaan franchise yang efektif. Mereka tidak mempunyai program yang sistematik dan efektif untuk membimbing para franchiseenya menjadi entrepreneur yang tangguh. Para franchisor harus membuat bobot program yang cukup untuk menjadikan para franchisee -nya menjadi "businessman" yang sukses.

Pasti mereka akan tetap melihat bahwa para franchisee -nya semua payah, jika franchisor hanya memberikan pelatihan kepada franchiseenya selama 2 minggu hingga 1 bulan tanpa ada program lanjutan yang membuat franchisee menjadi pebisnis tangguh.

Beberapa franchisor lokal dengan merek yang sudah terkenal bahkan tidak mempunyai training center. Ada juga yang tidak pernah mengunjungi outlet franchiseenya lagi setelah pembukaan outletnya 2 tahun yang lalu.

Saya melihat ada franchisor yang memiliki training center yang canggih, tetapi program trainingnya hanya berkisar pelatihan operasional saja. Program trainingnya tidak mengarah untuk menciptakan para franchiseenya menjadi pebisnis mereka yang tangguh. Maka, wajar saja bila banyak franchisor yang mempunyai presepsi bahwa franchise itu payah dan para pembeli franchise di Indonesia "tidak mengerti" franchise.

Dari pengalaman 17 tahun membantu mengembangkan bisnis franchise, berikut ini adalah catatan saya mengenai kunci sukses membangun bisinis franchise:

1. Business Mastery.
Saya masih melihat banyak franchisor yang sudah menawarkan franchisenya, tetapi sebenarnya dia tidak mastery dalam berbisnis. Mereka tidak paham mengorganisasi bisnisnya, tidak bisa membaca laporan keuangan, tidak paham mengenai manajemen pemasaran, dan bahkan mereka tidak memahami index-index bisnis di industri yang difranchisekan tersebut. Jika demikian halnya, maka franchisor ini pasti belum pantas menjadi "guru" dan pembimbing bagi para franchiseenya. Wajar jika franchiseenya banyak yang gagal atau merasa lebih baik menjalankan bisnisnya semaunya sendiri.

2. Standard Business Model.
Beberapa franchisor tidak mempunyai business model yang standar, sehingga setiap mempunyai franchisee baru akan ada ketetapan baru yang intuitive. Franchisor ini tidak mempunyai visi dan tidak berorientasi membangun bisnisnya. Franchisor ini pasti juga tidak mempunyai organisasi yang mapan. Prosedurnya berubah-ubah. Dan bahkan saya bertemu juga dengan franchisor lokal dari usaha cafe yang menyerahkan seluruh pendirian outletnya dan prosesnya kepada franchisee asalkan dia membayar lebih banyak.
Dalam standard business model diperlukan paling tidak dua standarisasi, yaitu: standarisasi bentuk (desain, ukuran, peralatan, perlengkapan, organisasi), dan standarisasi proses (proses marketing, proses operasional dan proses administrasi).

3. Good start.
Mengawali dengan benar. Sukses bekerjasama dengan franchisee untuk jangka waktu paling tidak 5 tahun harus diawali dengan permulaan yang baik dan tepat. Hal ini yang seringkali menyebabkan kegagalan dalam franchising. Saya menempatkannya sebagai penyebab kegagalan ranking yang ke dua.

Franchisor harus memilih mitra franchisee yang cocok dengan dia dan bisnisnya untuk bisa menjalin kerjasama selama masa kontrak. Kenyataannya, banyak franchisor lokal yang tidak perduli dengan kecocokan asalkan calon franchisee mau membayar. Ada tiga hal yang perlu dimulai dengan baik dan tepat:

a. Franchisee yang tepat: baik karakternya, cooperativeness, punya modal yang cukup, dan punyak kemampuan (teknis) menjalankan bisnisnya.
b. Perjanjian Franchise yang lengkap dan jelas.
c. Memastikan bahwa calon franchisee memahami kerjasama franchise dan perjanjian bisnis yang akan dijalankan. Ini bagian paling penting!

4. Ongoing Management.
Pengelolaan kerjasama franchise yang berkesinambungan. Bukan hanya menjual franchise dan meninggalkan franchisee.
Kegagalan melakukan pengelolaan yang berkesinambungan ini adalah penyebab kegagalan bisnis franchise yang utama. Cara untuk menjadikan bisnis franchise menjadi sukses adalah dengan menjadikan para franchiseenya pebisnis yang sukses.

Berikut ini adalah beberapa program ongoing management yang perlu dilakukan franchisor dalam mengelola bisnis franchise:

a. Training development yang berorientasi kepada suksesnya outlet franchisee.
b. Branding dan marketing development: memperkuat branding akan membuat franchisee lebih mudah berbisnis. Kembangkan jurus-jurus marketing yang efektif serta kerjasama pemasaran yang akan membantu franchisee lebih mudah berbisnis.
b. Operational Support: yang berorientasi untuk cepat dan tanggap dalam mengatasi masalah teknis. Tingkatkan service level: tepat waktu, tepat jumlah dan tepat jenis.
c. Research and Development: selalu membuat pengembangan yang advance. Sepuluh langkah didepan kompetitor. Banyak franchisor lokal hanya mengembangkan produk dagangannya saja. Sebaiknya franchisor juga meneliti dan mengembangkan business conceptnya yang berorientasi ke masa depan.
d. Relationship program: dimana franchisor punya program yang sistematis untuk membuat para franchiseenya semakin loyal dan semakin giat dengan bisnis franchise yang dijalankannya. Franchisor perlu membuat agar franchisee bangga dan harmonis dalam bekerjasama dengan franchisor. Tidak banyak franchisor lokal yang mempunyai program relationship ini yang teratur dan terdokumentasi dengan standar.

Apakah Franchise Indonesia payaahhh..? Saya sangat sarankan ikuti dulu saran-saran saya di atas. Pasti franchise Indonesia akan menjadi lebih maju dan berani bersaing global.

Konsultan franchise IFBM akan dengan senang hati untuk memfasilitasi small group workshop bagi para pengusaha franchise yang ingin mendalami program-program yang efektif dalam membuat bisnis franchise yang sukses.

Sukses berbisnis franchise di Indonesia dan kembangkan menjadi pemain global..

Burang Riyadi. MBA
franchiseconsultant@ifbm.co.id

Sunday, October 21, 2012

Bisnis Batubara Gimana Sih???


Bicara soal batubara sepertinya gak akan cukup waktunya kalo saya tulis disini pasti panjang sekali, saya akan menceritakan nya dengan singkat mengenai bisnis batubara seluk beluknya kondisi di lapangan serta para pemain batubaranya.

Saya orang baru di batubara banyak hal yang harus saya pelajari, mulai dari keuangan / modal, partner usaha, resiko-resiko maulai yang jecil sampai besar, mendapatkan network yang tepat dan bisa dipercaya mulai dari broker, pemodal ataupun buyer, bila tidak hati-hati efeknya luar biasa, dari bisnis ini bisa kaya sekaya-kayanya atau miskin semiskin-miskinnya. Kalo hidupnya pas-pasan dari bisnis ini pasti ada yg salah.

Karena keuntungannya besar sekali yang sekaligus juga resiko sangat besar, banyak orang tergiur untuk masuk ke bisnis ini, yang membuat saya sangat tertarik karena resiko besar tersebut. Ibarat nya saya akan menaklukkan tantangan paling besar dalam bisnis paling ber resiko yaitu batubara, kalo dari bisnis batubara bisa sukses Insya Allah bisnis-bisnis yang lain lebih mudah menanganinya, maksudnya kita bisa menaklukkan naga Insya Allah ular-ular kecil bisa atasi.

Saya akan sharing ke member komunitas TDA ini sedikit mengenai bisnis batubara, mudah-mudahan berguna, jangan hanya tergiur dengan keuntungannya saja, harus siap menerima resiko bila ingin masuk ke bisnis batubara. 

1. Seperti yang di ketahui bahwa energi alternatif yang paling murah saat ini adalah energi dari batubara, murah karena tersedia di alam tinggal ambil aja, yang membuat mahal adalah biaya untuk mengambil batubara tersebut dari bawah tanah ke atas tanah juga biaya transportasi dan biaya dokumen ijin2 nya. 

2. Batubara adalah proses alami ribuan jutaan tahun lalu dari pohon2 yang berasimilasi menjadi fosil dan hasilnya adalah batubara, makanya kalo diperhatikan batubara mirip dengan arang, kalo arang terbakar, batubara  melalui proses kimiawi dari kandungan tanah udara dan air serta jenis lainnya.

3. Untuk berbisnis batubara ada 6 kategori : 1. Sebagai Trader / Jual Beli, 2. Sebagai Kontraktor (Miner) 3. Sebagai Pemilik IUP OP (IUP Produksi), 4. Sebagai Investor untuk JO (Joint Operation) dengan pemilik IUP OP. 5. Sebagai Broker / Perantara Jual Beli, 6. End User

4. 1. Sebagai Trader (Jual dan Beli) : posisi nya adalah mencari pembeli biasanya pembeli adalah pemakai langsung atau end user seperti ke pabrik2 tekstil, keramik, semen dll. Setelah ada permintaan dari end user, maka trader akan mencari kan spek yang di inginkan end user, biasanya di mulai dengan kalori, GAR atau NAR yang umum adalah GAR cara hitung GAR :

1.       Cara hitung GAR = ADB x (100 – TM /100 – IM)
2.       Kalori tinggi TM rendah --> TM = Total Moisture 
3.       ADB dari sampling

Contoh : 

Total Moisture : 32% - 36%
Inherent Moisture : 12% - 20%
Ash Content : 4% - 8%
Volatile Matter : 38% - 43%
Fixed Carbon : 40% - 45%
Total Sulfur : Max 0.8%
Gross Calorific Value : 4400 - 4200 cal/g ARB


Disini Kalori nya adalah : 5500 - 5300 atau pake GAR 4200 - 4400, yang paling akurat pake GAR gak mungkin meleset kalo pake kalori bisa turun atau naik bila terlalu lama kena panas matahari dan terbakar. Contoh di atas adalah permintaan dari pelanggan dengan spek range yg jelas.

4.2 Sebagai trader anda harus melengkapi semua dokumen dulu untuk bisa menjual batubara, seperti IUP OP (Ijin Usaha Perdagangan - Produksi batubara), COA (Certified of Analysis) atau sertifikat batubara yg sudah di jual, BL Bill of Lading dokumen untuk loading batubara masuk ke tongkang bahwa batubara tsb pernah di jual lewat tongkang atau vessel, ROA Report of Analysis yaitu sertifikat yg dikeluarkan oleh laboratorium tentang jenis batubara yang benar sesuai lab, serta resume tambang yaitu karakteristik batubaranya (spt contoh di atas), Identitas Tambang (nama KP, No IUP OP, Lokasi, Luas Lahan, Deposit dan Kapasitas Produksi),  Pelabuhan dan Logistik yaitu JETY (nama pelabuhan muat, lokasi pelabuhan, jarak tambang ke pelabuhan, kapasitas tongkang yg bisa masuk, serta loading rate berapa dan pake apa), ANCHORAGE (nama anchor port nya apa, lokasi dimana, jarak dari Jety berapa, serta loading rate berapa per hari.

5. Semua dokumen di atas diberikan setelah harga deal dan sebelumnya di buat LOI Letter Of Intent (Surat Ketertarikan Membeli Barang) dari end user ke buyer, setelah semua dokumen diberikan kemudian site survey end user di perkenankan untuk survey ke lokasi tambang atau jety supaya lebih yakin lagi bahwa batubara nya ada dan sesuai spek, bila semua oke lanjut ke MOU untuk kontrak jual beli batubara, walau hanya beli 1 tongkang wajib buat kontrak apalagi ada kontrak tahunan. Setelah itu disepakati kapan mau di kirim batubaranya.

6. Di dalam MOU tercantum harga pembayaran, biasanya kalo miner / penambang langsung harga jualnya cash dgn term pembayaran 50:40:10 yaitu 50% pembayaran DP, 40% saat loading ke tongkang dan 10% saat tongkang jalan ke end user jadi penambang gak menanggung lagi akibat dari transportasi, ada juga penjualan lewat trader yang dibayar pake SKBDN semacam LC lokal atau kalo mau di import pake LC atau SBLC stand by LC kalo cash harga bisa lebih murah kalo pake SKBDN atau LC harga di atas harga cash.

7. Saat ini tidak bisa menerbitkan untuk pemilik KP maka itu biasanya ada Investor yang JO Joint Operation dgn pemilik KP untuk nambang dan Investor kerjasama dengan Miner / penambang untuk mengeluarkan batubara dari bawah tanah dan nanti di jual ke trader bisa lewat broker atau langsung ke trader atau end user. 

8. Misal harga batubara Rp. 400.000 per ton biasanya terdiri dari 100 ribu per metrik ton utk pemilik KP, 100 ribu per MT utk kontraktor, 50 ribu per MT untuk investor sisanya untuk bayar transportasi holing dari lokasi tambang ke jety, bayar sewa lokasi jety, bayar loading unloading, bayar dokumen, bayar tongkang, bayar crusher, bayar conveyor, fee broker dll. Tapi ingat untung 50 ribu / MT untuk investor sudah besar sekali  kalikan 50ribu x 10.000ton (1 tongkang 320feet) = 500 juta keuntungan investor tiap bulan bersih, kalo ada kontrak 1 vessel 50 ribu ton perbulan silahkan hitung sendiri keuntungannya.

9. Pemilik KP besar sekali keuntungannya, ya investor bisa masuk ke perusahaan pemilik KP beli saja sahamnya banyak kok yg dijual jadi pendapatan investor dari pendapatan pemilik KP dan pendapatan JO atau jualan batubara. Pendapatan kontraktor 100ribu ya karena pengeluarannya juga besar, biaya beli alat2 berat atau sewa, biaya solar, biaya sdm, biaya preman, biaya dokumen dll semua dia yg tanggung.

10. Banyak sekali pemain baru di bisnis batubara ini bahkan yang belum pernah pegang dan lihat batubara sekalipun sudah berani menawarkan / menjual batubara atau sebagi investor, dengan hanya melihat proposal mereka berani investasi,.. dan semua uang diserahkan ke kontraktor atau penambang,.. nekat bener, hasilnya banyak yang tertipu,... hal ini sebenernya sama dengan bisnis biasa selain batubara, coba aja anda invest ke bisnis apa saja kemudian serahin ke pengelolanya yang baru anda kenal,... niscaya duitnya amblesss... jalan terbaik adalah berikan waktu terbanyak anda untuk mengurusi bisnis anda yang membuat anda menguras duit tabungan, duit bank bahkan duit orang lain gak ada jalan lain anda harus bekerja keras apapun bisnisnya, do or die lakukan kerja keras atau hilang investasi anda.

11. Banyak juga para mclaren (makelar maksudnya :) ) yang masuk meramaikan bisnis batubara,... sah sah saja semua ada bagiannya, Batubara = barang Tuhan bagi rata,.. semua boleh menjual semua boleh mendapatkan hasil asalkan dilalui dengan proses bekerja, sabar dan berdoa, sama seperti mencari properti yang bagus harga murah dapet cash back, jualan batubara bagi mclaren harus sabar,.. tanya harga sana sini dari trader atau miner, kirim harga ke buyer, minta dokumen ke trader kirim ke buyer, bantu pertemuan buyer dan seler, kalo ga jadi ya coba lagi ... ingat prinsip dapet properti murah 100 - 10 - 1 cari 100 properti dapetin 10 properti potensial dan deal 1 properti yaaa cukup 1 transaksi batubara anda sudah kaya, bayangkan dapet penghasilan 5.000 perbulan di kali 1 vessl (50.000 mterik ton) yaitu 5.000 x 50.000 = 250.000.000 perbulan kalo dapet kontrak 1 tahun = 250 juta x 12 = 3 Milyar setahun dahsyat kan....

12. Selain 6 kategori bisnis ini batubara di atas ada juga bisnis yg men support bisnis inti, ada bisnis 1. Penyewaan Alat Berat, 2. Penyewaan Dump Truk, 3. Geologies, 4. Katering untuk penambang, 5. Outsourcing utk SDM penambang, 6. Training & Education bagi para penambang (driver alat berat + dumptruck, kepala teknik tambang, geologies dll).

Bener gak sih nih bisnis apa cuma akal-akalan penulis,... hehehe ini bukan MLM, dapet 3 Milyar setahun sih duit kecil untuk bisnis batubara,... coba dehhh tekunin aja fokus kerja keras dan berani mau jadi trader, investor, mclaren / broker ... ga ada salahnya mencoba,.. mulai dari yang mudah sebagai Mc Claren tidak apa-apa, dari yang modal nya sedikit dari yang resiko kecil,... mulai dari diri sendiri... yang penting dimulai,... jangan nganggur

Semoga bermanfaat



Wass


Agus Ali
Coal Miner and Trader